Macam-macam tugas bahasa

I.          PEMBAHASAN TENTANG KALIMAT

 

1.      Jelaskan pengertian secara umum dari kalimat?

  1. Jelaskan unsur – unsur  didalam pembentukan kalimat?
  2. Apa saja jenis –  jenis kalimat itu,berikan contohnya!
  3. Jelaskan tentang pola dasar kalimat!
  4. Apa fungsi keterangan pada pola dasar kalimat?

 

Jawab :

 

1.   Kalimat adalah satu bagian ujaran yang di dahului oleh kesenyapan dan di akhiri    kesenyapan maksudnya adalah:bahwa kalimat sebagai salah satu dari bentuk bahasa yang kita gunakan dalam berkomunikasi yang didalamnya mengungkapkan buah pikiran yang ingin kita sampaikan kepada lawan bicara kita dalam berkomunikasi.

 

2.      Unsur-unsur dalam pembentukan kalimat :

 

1. Frasa adalah suatu kontruksi yang terdiri dari atas dua atau lebih kalimat yang       bersifat non predikatif yang membentuk satu kesatuan dan tidak mempunyai predikat. Frasa dapat juga dikatakan sebagai susunan kata yang terdiri dari dua atau lebih yang didalamnya terdapat prediket dalam bentuk kata tanya.

 

2. Klausa adalah suatu kontruksi kata yang disusun oleh kata mempunyai satu    prediket, atau kata yang mengabungkan anak kalimat dengan induk kalimat serta terdiri dari prediket.

 

3.      Jenis – jenis kalimat terdiri dari :

 

1.      Kalimat berita adalah: kalimat yang dipakai untuk menyampaikan sesuatu atau menceritakan sesuatu baik itu dalam bentuk pernyataan biasa ataupun informasi penting. Kalimat berita ada yang positif dan ada yang negatif didalam pernyataanya,  kalimat berita positif tidak mengandung kata sanggahan didalamnya. Sedangkan kalimat berita negatif mengandung kata sanggahan didalamnya seperi kata:tidak,bukan,akan tetapi,melainkan,dll.

 

Contoh: kalimat berita positif             : saya adalah seorang guru.

Contoh: kalimat berita negatif            : saya bukan seorang guru melainkan dosen.

2.      Kalimat Tanya adalah : kalimat yang dipakai oleh penutur untuk memperoleh informasi berupa jawaban yang diharapkan oleh lawan bicara.

Contoh: kakakmu sudah diwisuda,bukan ?

PR-mu dapat kamu kerjakan,atau tidak ?

3.      Kalimat perintah adalah : kalimat yang dipakai untuk melarang atau menyuruh seseorang dalam berbuat sesuatu, dalam kalimat ditandai dengan intonasi yang naik turun dalam mengungkapannya.

Contoh: Pergilah kamu sekarang! (intonasi keras)

Silahkan kamu pergi kebelakang. (intonasi lembut)

4.      Kalimat Aktif adalah : kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan dan biasanya memilki prediket kata kerja berawalan me- atau ber-.

Contoh kalimat : Ayah bekerja membanting tulang demi keluarganya.

Saya belajar giat agar masa depan saya cemerlang.

5. Kalimat pasif adalah : kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan yang   memiliki     berawalan di- dan ter-.

Contoh: Rudi menulis puisi(Aktif).

Puisi ditulis Rudi(Pasif).

6. Kalimat langsung adalah : kalimat yang diucapakan secara lansung, pada bagian ucapan biasanya disertai tanda petik baik itu kalimat tanya ataupun perintah.

Contoh: Kata pak guru,” Andi harus giat belajar agar naik kelas “

7.  Kalimat tak langsung adalah : kalimat yang diucapkan secara tidak langsung dan pengungkapannya sedikit lebih rumit dari kalimat langsung.

Contoh: Tadi sore pak guru mengatakan kepada Andi,agar dia giat belajar supaya bias naik kelas.

 

8.  Kalimat majemuk adalah : kalimat yang didalamnya terdiri dari induk dan anak kalimat yang diagabungkan menjadi satu kesatuan dengan klausa.

Contoh: Induk kalimat – harga beras terus melonjak.

Anak kalimat – masyarakat tetap membeli.

Menjadi : Walaupun harga beras terus melonjak,masyarakat tetap membeli.

4.  Pola dasar kalimat terdiri dari :

1. Subjek (S) = Pelaku

2. Prediket (P) = Pekerjaan

3. Objek (O) = Bendanya

4. Keterangan (Ket)

 

5.      Keterangan fungsinya sebagai penjelas kalimat sebagai pelengkap.

 

 

 

 

 

 

II.        PEMBAHASAN TENTANG PARAGRAF

 

1.      Sebutkan pengertian menurut bahasa apa yang dimaksud dengan paragraf?

2.      Jelaskan pengertian paragraf secara khusus!

3.      Sebutkan macam – macam jenis paragraf dan berikan contoh!

4.      Jelaskan tentang syarat dalam penulisan paragraf!

5.      Apa beda antara pokok pikiran utama dengan kalimat utama ?

 

Jawab :

1.         Paragraf berasal dari bahasa yunani yaitu para (sebelum ) dan grafein (menulis).

 

2.         Secara khusus paragraf memiliki pengertian sebuah wacana mini/tulisan yang   mengawali sebuah kalimat baru. Penulisan paragaraf biasa menjorok kedalam dari garis batas penulisan antara 2-3 cm kedalam garis.

3.         Jenis paragraf :

a.       Paragraf deduktif yaitu,paragraf  yang terletak diawal wacana.

Contoh :

Sejak dini, siswa telah ditanamkan berpikir secara ilmiah. Berpikir ilmah dapat ditanamkan kepada siswa sejak sekolah dasar. Bagaimana caranya? Misalnya, ajaklah siwa mengamati dan mencatat jenis dan jumlah tanaman toga yang ada di lingkungan sekolah. Pada saat siswa belajar di SMP. disini siswa diajak untukbereksperimen kecil dengan membuat percobaan sederhana. Ketika siswa belajar di SMA, berpikir ilmiah lebih ditekankan pada pengerjaan pelatihan yang lebih bervariasi atau juga dapat mengembangkannya. Artinya, untukbelajar berpikir ilmiah, siswa tidak perlu menunggu menjadi mahasiswa yang belajar di universitas.

 

b.      Paragraf induktif yaitu,paragraf yang terletak diakhir wacana.

Sejak suaminya meninggal dunia dua tahun yang lalu, Ny. Ahmad sering sakit. Setiap bulan ia pergi ke dokter memeriksa sakitnya. Harta peninggalan suaminya semakin menipis untuk membeli obat dan biaya pemeriksaan, serta untuk biaya hidup sehari-hari bersama tiga orang anaknya yang masih sekolah. Anak yang tetua dan adiknya masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta, sedangkan yang nomor tiga masih duduk di bangku SMA. Sungguh berat beban hidupnya.

 

 

c.       Paragaraf kombinasi yaitu,paragraf yang terletak bisa diawal dan diakhir wacana.

 

d.      Paragaraf penuh yaitu,keseluruhan isi kalimat dalam paragraf merupakan pengembangan dari kalimat yang membangun. Didalamnya tidak terdapat kalimat yang tidak penting. Paragraf ini biasanya menjelaskan secara diskriftif,naratif.

 

 

 

 

4.         Syarat paragraf :

a.       Adanya kesatuan paragraf artinya,terdiri dari satu pokok pikiran, beberapa kalimat saling keterkaitan satu dengan yang lainnya.

b.      Terdapat hubungan antara kalimat yang satu dengan yang lainnya dan bersifat logis (jelas)

c.       Adanya pengulangan kata kunci (repetisi) baik itu diawal,akhir,terjadinya kalimat.

d.      Adanya frasa diantara kata ganti dan repetisi.

Contoh : Kata diharapkan,

Kata berkaitan,

Kata selain itu.,

Kata lagi pula,dll.

 

5.         Beda antara pokok pikiran utama dengan kalimat utama

Pokok pikiran utama adalah : penjelasan tentang kalimat utama.

Kalimat utama adalah judul atau kalimat yang akan dibahas di dalam paragraf

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

III.       PEMBAHASAN TENTANG KOSA KATA

  1. Apa yang dimaksud dengan kosa kata ?
  2. Jelaskan ragam bahasa yang terdapat didalam kosa kata ?
  3. Sebutkan macam – macam gaya bahasa!
  4. Apa yang dimaksud dengan makna kata ?
  5. Sebutkan perbedaan makna denotasi dan konotasi serta berikan contoh!

 

Jawab :

 

  1. Kosa kata adalah gabungan dari beberapa huruf yang merupakan bagian terkecil dari bahasa. Kosa kata dapat dibagi atas, kata umum dan kata khusus.

 

  1. Ragam bahasa yang terdapat didalam kosa kata :

a. Ragam bahasa pada bidang tertentu, misalnya : hokum,sains,jurnalistik,dll.

b. Ragam bahasa pada perorangan atau dialek.

c. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat tertentu,

misalnya: –   Bahasa madura, Bahasa batak, Bahasa padang, Bahasa sunda,dll.

d. Ragam bahasa pada kelompok angggota masyarakat suatu golongan social               seperti ragam bahasa orang akademis, beda dengan ragam bahasa orang jalanan.

e.  Ragam bahasa pada bentuk bahasa lisan dan tulisan.

f. Ragam bahasa pada situasdi seperti ragam bahasa formal dan informal

 

  1. Majas dapat dibagi atas :

a. Majas perbandingan terdiri dari, majas personifikasi, alegori, dan antetesis.

b. Majas pertentangan terdiri dari, hiperbola, litotes, paralipsis, ironi.

c. Majas pertautan terdiri dari, metonimia, alusi, inverse, elepsis dan gradasi.

e. Majas perulangan terdiri dari aliterasi,kiasmus,repetisi.

 

  1. Makna kata berarti maksud atau arti suatu kata menjadi makna denotasi dan konotasi.

 

  1. Makna Denotasi adalah makna kata yang telah sesuai dengan maksud asalnya dan tidak mengandung tambahan .

Contoh : Buah semangka, Tank baja, Rambut panjang,dll.

Makna konotasi adalah makna kata yang muncul karena adanya nilai rasa tertentu      yang mempengaruhi kata.

Contoh : Buah bibir, Bunga bangsa, Bunga desa, Berhati putih, dll.

IV.       PEMBAHASAN TENTANG IMBUHAN

 

1.      Sebutkan pengertian dari imbuhan !

2.      Jelaskan pengertian dari Prefiks, sufiks dan infiks!

3.      Sebutkan macam-macam awalan!(berikan 5 ontoh)

4.      Sebutkan macam-macam sisipan!(berikan 5 contoh)

5.      Sebutkan macam-macam akhiran!(berikan 5 contoh)

 

Jawab        :

1.      Imbuhan adalah : awalan, akhiran, atau sisipan yaitu morfem terikat yang di tempelkan pada satu kata, baik kata dasar atau pun kata jadian.

 

2.      Prefik atau awalan adalah : morfen terikat yang di letakkan di awal kata.

Sufiks atau akhiran adalah : morfen terikat yang di letakkan di akhir kata.

Infiks atau sisipan adalah :morfen terikat yang di letakkan di tengah kata.

 

3.      Macam-macam awalan : me-, ber- di-, ke-, pe-, ter-

Contoh kata :   Tulis + me       = Menulis

Baju + ber       = Berbaju

Siram + di        = Disiram

Tulis + pe         = Penulis

Telan + ter      = Tertelan

 

4.      Macam-macam sisipan : Er, em, el

Contoh kata :   Gigi + er          = gerigi

Gilang + em    = gemilang

Gembung + el = gelembung

 

5.      Macam-macam akhiran : -kan, -I, -an, -kah, -tah, dan –pun

Contoh kata :   Aman + kan     = amankan

Sudah + i         = sudahi

Jalan + an        = jalanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

V.        PEMBAHASAN TENTANG TATA BUNYI

1.      Sebutkan pengertian dari tata bunyi !

2.      Sebutkan pembagian dari tata bunyi beserta contoh!

3.      Apakah yang di maksud dengan huruf dalam tata bunyi?

4.      Sebutkan pembagian huruf dan jelaskan pengertian nya!

 

 

Jawab :

1.      Tata bunyi adalah :      ilmu yang mmpelajari dan menyelidki bunyi-bunyi bahasa pada umum nya.

 

2.      Pembagian dari tata bunyi antara lain :

  • fonetik yaitu                      : ilmu yang mmpelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan fungsi nya yakni bagaimana wujud bunyi dan alat ucap manusia bunyi bahasa tersebut.

Contoh      : Pelafalan huruf vocal : A, I, U, E, O

 

  • Fonemik yaitu                   : ilmu yang mmpelajari bunyi bahasa ujaran yang membedakan arti.

Contoh      : Kata rata dengan kata ratu

 

  • Morfologi (tata kata)         : ilmu yang mempelajari bentuk-bentuk kata dan segala hal yang bersangkut paut dengan pembentukan nya.

Contoh      : kata dasar dan kata jadian.

 

  • Sintaksis (tata kaimat)       :  ilmu yang mempelajari dasar-dasar dan proses pembentukan kalimat.

Contoh      : kalimat majemuk, kalimat berita, kalimat tunggal dan lain-lain.

 

 

3.      Huruf dalam Tata Bunyi adalah : Aksara sebagai lambang bunyi bahasa.

 

4.      Pembagian huruf :

a.       Huruf vocal adalah bunyi ujaran yang terjadi karena udara yang keluar dari paru-paru tidak mendapat halangan, serng juga di sebut huruf hidup. Contoh huruf :  A, I, U, E, O

b.      Huruf konsonan adalah bunyi ujaran yang terjadi karena udara yang keluar dari paru-paru mendapat halangan rintangan, di sebut huruf mati. Contoh huruf : B,C,D,E,F,G,H,J,K,L, dan lain-lain.

c.       Huruf diftong adalah gabungan dua huruf vocal da menghasilkan bunyi rangkap. Contoh huruf : ai, au, oi

 

 

 

 

VI.       PEMBAHASAN MENGENAI APRESIASI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

1.      Jelaskan sejarah permulaan sastra di Indonesia!

2.      Jelaskan perperiodesasian sastra berdasarkan tahun penciptaan, serta para pujangga dan hasil karya nya!

3.      Sebutkan pembagian dari sastra lama! (berikan contoh)

4.      Sebutkan pembagian dari sastra baru! (berikan contoh)

 

Jawab :

1.      Sejarah permulaan sastra di Indonesia

Kehadiran sastra Indonesia bertitik tolak dari adanya semangat dan kesadaran nasonal yang sangat jelas konkret dengan di realisasikan leh paa sastrawan yang mengawali kelahiran sastra indonesia antara lain : Muhmmad yamin, Moh. Hatta, dan sanusi pane pada tahun 1922 dan juga para sastrawan angkatan pujangga baru yang mempelopori kelahiran sastra modern lainnya.

 

2.      Perperiodesasian sastra Indonesia :

  • Periode 20-an para pujangganya antara lain :

-          Merary siregar dengan karya nya : azab sengsara seorang anak gadis (roman)

-          Rustam effendi, dengan karya nya : percikan perenungan ( kumpulan puisi)

-          M. Yamin, dengan karya nya : Gita gembala ( kumpulan puisi )

 

  • Periode 30-an para pujangganya antara lain :

-          J.E. Tatengkeng (sangi) dengan karya nya : Rindu dendam (kumpulan puisi)

-          Amir hamzah dengan karya nya : Buah rndu (kumpulan puisi)

-          Armin pane dengan karya nya : jiwa berjia (kumpulan puisi)

 

  • Periode 45-an para pujangganya antara lain :

-          chairil anwar karya nya : Deru Campur Debu (kumpulan puisi)

-          idrus karyanya : Surabaya (Prosa)

-          Asrul Sani karyanya : Bola Lampu (Cerpen)

 

  • Periode 60-an para pujangganya antara lain :

-          Taufiq ismail karyanya :Tirani dan benteng (kumpuan puisi)

-          W.S. Rendra karyanya : Balada Terbunuhnya Atmo Karyo (novel)

-          Abdul Wahid Situmeang karyanya : Pembebasan Demonstran dan Tanah Air (Novel)

-

 

  • Periode 70-an para pujangganya antara lain :

-          Iwan Simatupang, dengan karyanya : Kering (Novel)

-          Putu Wijaya, dengan karyanya : Telegram (Novel)

 

3.      Pembagian dari sastra lama

.           Prosa Lama terdiri dari :

-          Dongeng contoh : Dongeng si kancil dan buaya

-          Cerita pelipur lara contoh : Cerita dewi shinta yang di culik oleh rahwana

-          Hikayat contoh nya : Hikayat abu nawas

-          Sejarah atau tambo, contoh nya : Sejarah minangkabau

-          Cerita berbingkai contoh nya  : Cerita seribu satu malam (telah direka pada beberapa abad, oleh banyak orang dan dalam karya berlainan)

-          Epos contoh nya : Ramayana, mahabharata

 

.           Puisi Lama terdiri dari :

-          Matra contoh :

Assalammu’alaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari mari.

-          Bidal contoh :

Jika kail panjang sejengkal, jangan laut hendak diduga.

 

-          Pantun, contoh nya : Pantun nasehat

Beli barang jangan yang murah
Biarlah saja asal sanggup
Janganlah kamu mudah menyerah
Hadapi semua rintangan hidup

-          Gurindam, contoh nya :

Gurindam 12 oleh Raja Ali Haji (Pahlawan Nasional)

-          Syair, contoh nya :

Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)

 

4.      Pembagian dari sastra baru

 

a.       Prosa baru antara lain :

-          Roman, contohnya : Roman Romeo dan Juliet

-          Biografi contohnya : Biografi moh.Hatta

-          Cerpen, contohnya : Cerpen persahabatan bagai kepompong

 

 

 

 

 

b.      Puisi baru antara lain :

-          Distiscon, contohnya :

Berkali-kali kita jatuh
Kembali berdiri jangan mengeluh
(Or. Mandank)

-          Terzina, contohnya :

Dalam ribaan bahagia datang
Tersenyum bagai kencana
Mengharum bagai cendana

( Sanusi Pane)

-          Quatrain, contohnya :

Membayang rupa jua
Adi kanda lama lalu
Membuat hati jua
Layu lipu rindu-sendu
(A.M. Daeng Myala)

-          Quint, contohnya :

Satu-satu kenyataan
Yang bisa dirasakan
Hanya dapat saya nyatakan
Kepada tuan
Yang enggan menerima kenyataan
(Or. Mandank)

-          Sextet, contohnya :

Merindu Bahagia

Jika hari’lah tengah malam

Angin berhenti dari bernafas

Sukma jiwaku rasa tenggelam

Dalam laut tidak terwatas

Menangis hati diiris sedih

(Ipih)

-          Septima, contohnya :

Indonesia Tumpah Darahku

Duduk di pantai tanah yang permai

Tempat gelombang pecah berderai

Berbuih putih di pasir terderai

Tampaklah pulau di lautan hijau

Gunung gemunung bagus rupanya

Ditimpah air mulia tampaknya

Tumpah darahku Indonesia namanya

(Muhammad Yamin)

-          Stanza, contohnya :

Awan datang melayang perlahan
Serasa bermimpi, serasa berangan
Bertambah lama, lupa di diri
Bertambah halus akhirnya seri
Dan bentuk menjadi hilang
Dalam langit biru gemilang
Demikian jiwaku lenyap sekarang
Dalam kehidupan teguh tenang
(Sanusi Pane)

-          Sonata, contohnya :

Perasaan siapa ta ‘kan nyala ( a )
Melihat anak berelagu dendang ( b )
Seorang saja di tengah padang ( b )
Tiada berbaju buka kepala ( a )
Beginilah nasib anak gembala ( a )
Berteduh di bawah kayu nan rindang ( b )
Semenjak pagi meninggalkan kandang ( b )

Pulang ke rumah di senja kala ( a )
Jauh sedikit sesayup sampai ( a )
Terdengar olehku bunyi serunai ( a )
Melagukan alam nan molek permai ( a )
Wahai gembala di segara hijau ( c )
Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau ( c )
Maulah aku menurutkan dikau ( c )

(Muhammad Yamin)

 

c.       Drama adalah : seni dalam sastra yang meggambarkan kehidupan dengan mengemukakan emosi lewat laku dan dialog, lazimnya di rancang untuk pementasan di panggung. Contoh nya : Drama Laskar Pelangi di taman budaya Jambi

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • sintha  On Agustus 4, 2011 at 3:52 pm

    ihh
    kasii contoh kalimat beritaa donkkk ……… :(

    • BuzzBae (muhammad basri)  On September 25, 2011 at 11:52 pm

      Kalimat berita itu adalah suatu kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu.

      contoh nya :
      1. ibu ku tidak akan datang pada acara ulang tahun ku.
      2. paman mungkin akan tiba di kota ini besok.
      3. dia akan mulai bekerja di sini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: