Terima kasih

Sebut saja nama nya rachma, seorang sahabat yang mempunyai batas waktu dalam kehidupan. Maaf,, maksudnya bukan dibatasi dalam umur, karna sakit atau segan hidup di dunia, akan tetapi dia pindah ke kota lain. dari beberapa cerita, saya ambil yang ini saja untuk di share disini (Semoga bermamfaat)

Dari potongan 365 hari plus koretan bulan nya dalam masa kenal, ada satu kosa yang sungguh membuat saya tertegun dalam pelajaran kehidupan. Dan itu saya dapatkan setelah akhir dari cerita ini. Sangat bias kawan!!

“Terima Kasih”
==================
Suatu siang ketika matahari masih enggan menampakan ujudnya, karna di manja oleh awan yang berarak-arakan dia berkata “Terima kasih sudah membantu ku selama ini”. Saya hanya tertawa. Kenapa kamu tertawa? (ujarnya) saya kembali tersenyum kali ini lirih sekali, yang saya bayangkan adalah “apa yang akan terjadi jika mata uang seluruh dunia diganti dengan ucapan “terima kasih”?? Orang2 yang menerima ucapan tersebut paling banyak, yang paling tulus akan menjadi orang terkaya sedunia” Artinya siapapun yang tidak melakukan kebaikan, tidak mendapat ucapan yang di sebut terimakasih tersebut dari orang lain, menjadi miskin hingga tidak bisa belanja apapun, membeli cabe yang pedas melebihi emas, Ataupun sekadar membeli pulsa untuk internetan yang seharga “2 terima kasih” itu. Dan sampai sekarang dia paham atau tidak paham makna dari tawa lirih itu, (walau pun saya tersenyum haru).

Ah sudah lah.. mulai sekarang kita masih disebut mendingan mengucap terima kasih kepada sahabat, kerabat atau orang yang nyata2 sudah menyayangi ataupun kita sayangi, dan boleh jadi kepada musuh sekalipun, Dan tahukah ini wahai kawan,, adalah mengenai siapa kita bukan siapa mereka..

Terima kasih.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: