Keberadaan Sriwijaya

Prasasti Talang Tuwo

Tentang prasasti Talang Tuwo adalah mengenai pembangunan suatu taman yang luas, Sriksetra, Bukit Siguntang oleh Raja Sriwijaya sebagai hadiah untuk rakyatnya juga memuat doa-doa dedikasi, puja-puji untuk kebahagiaan raja Sriwijaya dan kebahagiaan semua makhluk. Selain itu juga adanya pembuktian kuasa raja, agar rakyat dari tempat tersebut mau mengabdi dalam kesungguhan, setia, serta do’a-do’a juga ajaran ajaran Budha Mahayana.

Berikut isi prasasti Talang Tuwo

1. svasti çrï çakavarsâtïta 606 dim dvitïya çuklapaksa vulan caitra sana tatkâlânya parlak çrïksetra ini niparvuat

Svasti! Pada tahun Saka 606, pada hari ke-2 di bulan purnama caitra, inilah waktu Taman Sriksetra dibuat

2. parvâ n dapunta hiyang çrï jayanâça mi pranidhânâm dapunta hiyang savaňyakňya yang ditánam di sini ňyiyur pinang hanâu o ru

Yang diberikan oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa sebagai suatu pemberian dengan pesan untuk menanam sebanyak mungkin pohon kelapa, pinang, aren,

3. mviya dngan samiçrânya yang kâyu nimâkan vuahňya tathâpi haur vuluh pattung ityevamadi punarapi yang parlak vukan

sagu, dan sebagainya dimana buahnya dapat dimakan, termasuk aur, buluh, betung, dan tanaman sejenisnya.

4. dngan tavad talâga savaňyakňya yam vuatku sucarita parâvis prayojanâkan punyânya sarvvasatva sacarâcara varo páyáňya tmu

Bersama dengan kebun-kebun, telaga-telaga, dan danau-danau lainnya. Semua ini didedikasikan demi kebahagiaan semua makhluk, demi kesejahteraan semua makhluk dan demi kebaikan lingkungan.

5. sukha di âsannakâla di antara mârgga lai tmu muah ya áhára dngan áir niminumňya savaňakňya vuatňa huma parlak maňcak mu-

Agar semua upaya mulia ini membawa kebahagiaan dalam banyak cara. Semoga beliau tak pernah kekurangan makanan dan air untuk diminum. Agar semua yang telah beliau buat seperti ladang dan kebun

6. ah ya manghidupi раcu prakára marhulun tuvi vrddhi muahya jáňgan ya niknái savaňyakňya yang upasargga piddana svapnavíghna varang vua-

Menghidupi kehidupan banyak orang. Agar semua rakyatnya hidup sejahtera. Agar beliau selalu bebas dari semua mara bahaya, kejahatan, sakit dan susah tidur

7. tňya kathamapi anukula yam graha naksatra parávis diya nirvyádhi ajara kavuatanáňya tathápi savaňakňa yam bhrtyáňya

Agar beliau selalu sukses, bintangnya bersinar terang, bebas dari penyakit dan awet muda

8. satyârjjava drdhabhakti muah ya dya yang mitráňya tuvi jáňgan ya kapata yang viniňya muláng anukula bhâryyâ muah ya varang sthá

Agar semua rakyatnya setia dan berdedikasi kepadanya. Agar tak seorang teman pun pernah mengkhianatinya dan para istrinya selalu setia. Di manapun beliau berada, agar tak ada pencurian, penipuan, pembunuhan, dan pelecehan seksual.

9. naňya lági curi ucca vadhaňya paradára di sána punarapi tmu ya kalyánamitra marvvaňgun vodhicitta dňgan maitri-

Agar beliau bertemu sahabat spiritual (kalyanamitra), mengembangkan bodhicitta dengan cinta kasih –

10. -dhari di dang hyang ratnatraya jaňgan marsárak dňgan dam hyang ratnatraya tathâpi nityakala tyaga marçila ksânti marvvaňgun viryya rájin

Mengandalkan Triratana dan tak pernah meninggalkan Triratna, selalu menjalankan pengentasan diri (nihsarana), sila, kshanti dengan virya

11. tâhu di samiçrâiia cilpakalá paruvis samadhitacinta tmu ya prajnya smreti medhávi punarapi dhairyyamânï mahâsattva

Mengetahui perbedaan antara baik dan tidak, memiliki samadhi, prajna (intelek spiritual), smrti (perhatian penuh), untuk mencapai keadaan mahasattva

12. vajraçarïra anupamaçakti jaya tathapi játismara avikalendriya maňcak rupa stibhaga hásin halap ade-

Dengan vajrasarira – tubuh vajra yang sempurna dan penuh daya, menghilangkan kesalahpengertian (avidya), mempunyai kemampuan mengingat kehidupan-kehidupan lampau, memiliki indera-indera dan penampilan yang sempurna,

13. yavákya vrahmasvara jádi láki svayambhu puna(ra)pi tmu ya cintâmani nidhana tmu jnanavaçitâ karmmavaçita kleçavaçitâ

Dengan ucapan sempurna bagaikan suara Brahma yang muncul secara spontan seperti permata pengabul keinginan (cintamani nidhana), mengatasi halangan-halangan pengetahuan (jnanavacita), halangan-halangan karma (karmavacita) dan halangan-halangan klesha (kleshavacita)

14. avasâna tmu ya anuttarábhisamyaksamvodhi.

Hingga akhirnya mencapai Penggugahan yang Tak Terbandingkan, Lengkap dan Sempurna (Anuttarabhisamyaksambodhi).

788px-talang_tuo_inscription copy

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: